5 Kebiasaan Baik yang Bisa Bantu Keuangan Jadi Sehat Saat New Normal

https://lh6.googleusercontent.com/mhmkmOQvizjcXXvnGak4rondLKxewfhQQzBRA3tSDuqoAZmuZlTkXyrrwop72HRn4p6uf-V6ve4w6gYUGUO5b9D2kU0oVq1WyWw1RtTdfVVT9LWaN_YmhWGicRGuqvKk8qlQS8ud

Masa new normal adalah masa di mana kita sudah bisa beraktivitas kembali di luar rumah (untuk hal penting) di tengah pandemi namun dengan tingkat kewaspadaan yang tinggi dan tetap mengikuti protokol kesehatan yang berlaku. Artinya, kita perlu adaptasi dengan kebiasaan baru. Kalau sebelum pandemi, kita bisa bebas keluar tanpa masker, kini sifatnya wajib dan penting. 

Dibukanya masa new normal pasca PSBB diberlakukan oleh pemerintah adalah salah satu upaya untuk memulihkan kembali perekonomian yang lesu karena covid-19. Seperti yang kita ketahui bersama, banyak orang-orang yang jadi terganggu aktivitas, pekerjaan, hingga keuangannya karena pandemi ini. Di masa new normal inilah, waktunya kita berusaha keras untuk memulihkan kembali kondisi keuangan seperti sedia kala. 

Bukan hanya bekerja saja, tetapi kita juga perlu berhemat ketat dan berhati-hati dalam mengeluarkan uang sebab pandemi belum usai. Agar keuangan jadi cepat pulih di era new normal, ada 5 kebiasaan baik yang perlu kamu lakukan atau pertahankan, yaitu:

Membawa bekal sendiri saat beraktivitas di luar rumah

Di era new normal, bawa bekal dari rumah ketika bekerja di kantor atau beraktivitas seharian di luar rumah akan mendatangkan tiga hal baik. Pertama, pengeluaran untuk makan dan jajan jadi bisa dihemat dan ditekan semaksimal mungkin. Kedua, kebersihan makanan juga lebih terjaga. Nah yang ketiga, kita dapat terhindar dari kerumunan pembeli di warung makan sehingga dapat meminimalisasi risiko penularan virus. Daripada boros sering-sering delivery online makan siang, lebih baik yuk atur waktu dan prioritas belanja agar bisa bawa bekal sendiri dari rumah!

Disiplin dalam menggunakan listrik dan air

Ketika PSBB & WFH, tagihan listrik dan air mungkin bengkak karena sepanjang waktu kita beraktivitas dan cuma di rumah aja. Nah, saat sudah harus kembali beraktivitas di luar rumah, jangan lupakan kebiasaan untuk memastikan listrik di rumah yang tidak perlu atau tidak digunakan seperti AC, kipas, stop kontak, lampu kamar, dll. Inilah waktunya bagi kita untuk hemat penggunaan listrik & air seperti sebelumnya agar pengeluaran untuk dua tagihan tersebut tidak membebani keuangan.

Menabung di awal bulan

Belajar dari pandemi yang harus di rumah aja tapi harus tetap keluar uang untuk kebutuhan, tabungan adalah hal yang wajib dimiliki di masa kini. Tabungan dapat menjadi penyelamat utama kita dalam situasi darurat seperti pandemi. Bukan jamannya lagi menabung hanya dari uang sisa. Kalau serius mau punya tabungan meski gaji nggak seberapa, yuk diniatkan menabung di awal bulan sebelum mengalokasikan uang untuk kebutuhan atau prioritas lain. Meski sedikit, lama-lama bisa jadi bukit!

Menggunakan fasilitas kredit dengan cermat

Masih banyak orang yang menganggap bahwa punya fasilitas kredit artinya sama dengan punya dana tambahan yang bisa dipakai kapan pun. Contohnya: kartu kredit bank atau fasilitas kredit dan pinjaman uang online dari fintech sejenis Kredivo. Padahal, fasilitas kredit hanya sebatas alat pembayaran yang sah yang dapat memudahkan transaksi. Namun bedanya, kartu kredit memang menawarkan sejumlah keuntungan yang tidak ada pada kartu debit atau pembayaran tunai. Mulai dari bisa untuk cicilan, bertransaksi di luar negeri, dapat digunakan saat darurat, hingga bisa tarik tunai (meski bunganya besar). 

Begitu juga dengan fintech seperti Kredivo yang layanannya berbasis online. Mulai dari cicilan sampai pinjaman uang online, semua bisa dilakukan melalui aplikasi Kredivo. Syaratnya, kita harus terdaftar dulu sebagai pengguna Premium. Kredivo dapat memberikan limit maksimal s.d Rp 30 juta. Untuk cicilan, minimum transaksinya adalah Rp 1 juta dengan opsi tenor 3/6/12 bulan, dengan suku bunga 2,95% per bulannya tanpa uang muka. Cicilan dengan menggunakan Kredivo dapat dilakukan di lebih dari 250 merchant ternama di Indonesia. Ada Bukalapak, Tokopedia, Shopee, dll. 

Sementara untuk pinjaman uang online, kita cuma tinggal masuk ke aplikasi lalu pilih fitur pinjaman uang online mini atau pinjaman uang online jumbo. Pinjaman mini berlaku untuk pengajuan pinjaman mulai dari 500 ribu, sedangkan pinjaman jumbo berlaku untuk pengajuan pinjaman mulai dari 500 ribu. Suku bunganya hanya 2,95% per bulan dengan opsi tenor 1/3/6 bulan dan bisa cair dalam waktu 1 hari!

Namun, agar tagihan tidak menumpuk & membebani keuangan, apalagi di tengah pandemi, penggunaan fasilitas kredit yang kita miliki harus lebih cermat lagi. Kalau kamu sudah punya kebiasaan ini, pertahankan! Kalau belum, yuk mulai dari sekarang. Singkirkan dulu keinginan untuk beli ini itu yang sifatnya tidak primer apalagi harus cicilan dengan tenor panjang. Utamakan penggunaan fasilitas kredit untuk hal penting seperti belanja kebutuhan bulanan, listrik, pulsa, internet, air, dan lain-lain.

Puasa berbelanja atau hangout sementara

Karena PSBB & karantina selama 3 bulan lebih kemarin, banyak orang yang sudah lama nggak belanja di mal atau hangout keluar karena tempatnya tutup. Di era new normal, sebaiknya kebiasaan tersebut jangan dihilangkan sepenuhnya. Sesekali boleh aja untuk menghilangkan rasa bosan dan jenuh namun tetap mengikuti protokol kesehatan yang berlaku di mal atau tempat hangout. Sebab, era new normal bukan berarti virusnya sudah hilang atau pandeminya sudah selesai. Belum ada yang tau, kapan semua ini akan berlalu. Maka dari itu, daripada mengeluarkan uang untuk hal-hal yang sifatnya hiburan lebih baik disimpan untuk berjaga-jaga atau kebutuhan lain yang lebih penting.